Minggu, 17 November 2019

4.7 Mengkonfigurasi DNSServer

Konfigurasi named.conf
Samba memiliki file named.conf sendiri untuk konfigurasi dns dengan metode DLZ (Dynamically Loadable Zone). Tambahkan include “/usr/local/samba/private/named.conf”; di baris paling bawah pada named.conf. Selain itu, tambahkan juga ip address server pada bagian listen-on port 53 dan any pada allow-query.
1.vi /etc/named.conf
dns_query_imanudin.com
dns_include_imanudin.com
Disable SELinux
SELinux merupakan security yang digunakan yang ada pada CentOS seperti halnya Apparmor pada Debian/Ubuntu. Agar konfigurasi dns dapat diload oleh DLZ, maka selinux harus di disable. Berikut cara disable selinux :
1.vi /etc/sysconfig/selinux
selinux_imanudin.com
Kemudian jalankan perintah berikut :
1.setenforce 0
Disable chroot directory
DNS pada samba4 tidak dapat berjalan jika menggunakan chroot dns, maka kita harus disable chroot dns terlebih dahulu pada file /etc/sysconfig/named dan berikan comment (#) pada ROOTDIR=/var/named/chroot
1.vi /etc/sysconfig/named
disable_chrootdns_imanudin.com
Konfigurasi named.conf samba4
Check versi bind yang digunakan :
1.yum info bind
bind_info_imanudin.com
Ubah database dlz agar menggunakan bind sesuai dengan versi yang dihasilkan dari perintah diatas :
1.vi /usr/local/samba/private/named.conf
dlz_bind_imanudin.com
Jika semua tahapan konfigurasi diatas sudah dilakukan, restart service dns server dan chek log untuk melihat beberapa masalah apabila dns gagal start
1.chown named.named /var/named/
2.service named restart
Testing konfigurasi DNS
1.host -t SRV _ldap._tcp.imanudin.com.
2.host -t SRV _kerberos._udp.imanudin.com.
3.host -t A imanudin.com.
testing_bind_imanudin.com
Konfigurasi Kerberos
1.cp /etc/krb5.conf /etc/krb5.conf.asli
2.cp /usr/local/samba/private/krb5.conf /etc/krb5.conf
Testing Kerberos
1.kinit administrator
2.klist -e
testing_kerberos_imanudin.com
Konfigurasi kerberos DNS dynamic updates (Optional)
Untuk melakukan konfigurasi kerberos dynamic DNS updates, rekomendasi versi bind yang digunakan adalah versi 9.8 atau latest version, karena pada versi tersebut terdapat patches dari samba team secara langsung yang membuat DNS dynamic updates lebih bagus dan mudah dikonfigurasi. Tambahkan tkey-gssapi-keytab “/usr/local/samba/private/dns.keytab”; pada named.conf dan berada dalam konfigurasi options {…}.
1.vi /etc/named.conf
keytab_dns_imanudin.com
Setelah melakukan penambahan pada named.conf, ubah kepemilikannya
1.chgrp named /usr/local/samba/private/dns.keytab
2.chmod g+r /usr/local/samba/private/dns.keytab
3.chkconfig named on
check apakah ada update terbaru mengenai dynamic DNS updates
1./usr/local/samba/sbin/samba_dnsupdate --verbose
Artikel berikut nya adalah konfigurasi NTP Server dan Windows Klien.
Silakan dicoba dan semoga bermanfaat ðŸ˜€

3.7.2 menyimpulkan DNS Server

Kesimpulan



 Agar lebih paham lagi, anda bisa menyimpulkan bahwa DNS itu berperan seperti jantung bagi tubuh karena pentingnya DNS dalam mengakses internet. Saat anda berselancar di dunia maya menggunakan internet, maka saat itu juga anda menggunakan DNS. Semua aplikasi atau website yang terhubung dengan internet akan terlebih dahulu diterjemahkan oleh DNS agar bisa anda akses. Perlu yang namanya DNS karena komputer memang bekerja dengan angka dan manusia atau pengguna lebih cenderung ke nama yang mudah diingat. Baca Juga: Pengertian Domain, Manfaat, dan Contohnya Pada Website Jadi hostname yang anda ketahui atau anda hafal akan diterjemahkan dalam IP adress yang berupa angka khusus lalu baru bisa ditampilkan di layar pencarian web browser anda. Seperti yang telah disinggung di atas, bahwa DNS itu seperti phonebook atau buku telepon dimana akan menyimpan nomor telepon yang sulit diingat ke dalam nama kontak yang mudah diingat. Saat melakukan panggilan pun, yang dituju bukan nama kontak tapi nomor telepon dalam nama kontak yang telah disimpan. Berlaku juga pada DNS, saat anda mengunjungi website tertentu, anda tidak langsung bisa mendapati webiste tersebut, tapi DNS akan lebih dahulu mencari alamat IP website yang berupa angka dan setelah ketemu data website baru dihubungkan serta disampaikan pada anda. Jadi semua database terkait domain, hosting, IP address tersimpan di DNS dan akan mulai diterjemahkan saat anda berselancar di dunia maya, mengunjungi website tertentu. Demikian tadi sedikit penjelasan tentang domain name system beserta fungsi, jenis, dan cara kerjanya, kini anda sudah paham, bukan?

Read more at: https://bootup.ai/blog/apa-itu-dns-fungsi-dan-cara-kerjanya/

3.7.1 memahami DNS Server

Domain Name Server atau DNS adalah sebuah sistem yang menghubungkan Uniform Resource Locator (URL) dengan Internet Protocol Address (IP Address).
Normalnya, untuk mengakses internet, Anda perlu mengetikkan IP Address sebuah website. Cara ini cukup merepotkan. Sebab, ini artinya, Anda perlu punya daftar lengkap IP Address website yang dikunjungi dan memasukkannya secara manual.
DNS adalah sistem yang meringkas pekerjaan ini untuk Anda. Kini, Anda tinggal mengingat nama domain dan memasukkannya dalam address bar. DNS kemudian akan menerjemahkan domain tersebut ke dalam IP Address yang komputer pahami.

4.7 Mengkonfigurasi DNSServer

Konsep & Cara Kerja DNS

DNS (Domain Name System) adalah suatu system yang mengubah nama host (seperti linux.or.id) menjadi alamat IP (seperti 64.29.24.175) atas semua komputer yang terhubung langsung ke Internet. DNS juga dapat mengubah alamat IP menjadi nama host.
DNS bekerja secara hirarki dan berbentuk seperti pohon (tree). Bagian atas adalah Top Level Domain (TLD) seperti COM, ORG, EDU, MIL dsb. Seperti pohon DNS mempunyai cabang-cabang yang dicari dari pangkal sampai ke ujung. Pada waktu kita mencari alamat misalnya linux.or.id pertama-tama DNS bertanya pada TLD server tentang DNS Server yang melayani domain .id misalnya dijawab ns1.id, setelah itu dia bertanya pada ns1.id tentang DNS Server yang bertanggung jawab atas .or.id misalnya ns.or.id kemudian dia bertanya pada ns.or.id tentang linux.or.id dan dijawab 64.29.24.175
Sedangkan untuk mengubah IP menjadi nama host melibatkan domain in-addr.arpa. Seperti domain lainnya domain in-addr.arpa pun bercabang-cabang. Yang penting diingat adalah alamat IP-nya ditulis dalam urutan terbalik di bawah in-addr.arpa. Misalnya untuk alamat IP 64.29.24.275 prosesnya seperti contoh linux.or.id: cari server untuk arpa, cari server untuk in-addr.arpa, cari server untuk 64.in-addr.arpa, cari server 29.64.in-addr.arpa, cari server untuk 24.29.64.in-addr.arpa. Dan cari informasi untuk 275.24.29.64.in-addr.arpa. Pembalikan urutan angkanya memang bisa membingungkan.

DNS Server di Linux

DNS Server di linux biasanya dijalankan oleh program yang bernama named. Program ini merupakan bagian dari paket bind yang dikoordinasikan oleh Paul Vixie dari The Internet Software Consortium. Biasanya program ini terletak di /usr/sbin/named dan dijalankan pada waktu booting dari /etc/rc.d/init.d/named start. Agar named dijalankan pada setiap booting masukkan named ke daftar server yang harus distart dengan menggunakan ntsysv.

File Konfigurasi

File konfigurasi untuk named adalah /etc/named.conf yang seperti biasa adalah text file. Format file ini seperti format program C atau Pascal yakni tiap perintah diakhiri dengan ';' dan blok perintah di kurung dengan '{' dan '}'. Ada beberapa blok yang sering digunakan yaitu:
options
untuk mengatur konfigurasi server secara global dan menentukan default
zone
untuk mengatur konfigurasi zona DNS

Caching Only DNS Server

Caching Only DNS Server akan mencari jawaban dari pertanyaan DNS dan mengingat jawabannya ketika anda bertanya lagi. Ini akan mempersingkat waktu tunggu pada pertanyaan DNS berikutnya terutama jika anda menggunakan koneksi yang lambat seperti modem.

Konfigurasi

File konfigurasi Caching Only DNS sudah disediakan oleh RedHat dalam paket caching-nameserver anda tinggal menginstal paketnya dan mengedit file /etc/named.conf dan menambahkan baris berikut pada blok options:
        forward first;
        forwarders {
          202.158.3.6;
          202.158.3.7;
        };
 
Kedua alamat IP diatas adalah alamat IP untuk DNS Server ISP saya yaitu CBN jika ISP anda berbeda anda harus menggantinya.

Membuat Domain Sendiri

Pada bagian ini kita akan membuat domain untuk jaringan lokal (LAN) misalnya intra.aki. Ada baiknya menggunakan domain yang benar-benar tidak ada di Internet sehingga kita tidak mengganggu domain siapa pun. Perlu diingat bahwa tidak semua karakter diperbolehkan untuk menjadi nama host yang dibolehkan hanya A-Z, a-z, 0-9 dan karakter '-'. Selain itu nama host itu tidak bergantung pada huruf besar atau huruf kecil, jadi linux.intra.aki dan LINUX.Intra.AKI adalah sama. Kita masih mengedit file yang berasal dari paket caching-nameserver.

Tambahan di /etc/named.conf

Pertama kita mengedit file /etc/named.conf untuk menambahkan baris berikut:
zone "intra.aki" {
        type master; 
        notify no;
        file "intra.aki";
}
 
Yang berarti bahwa kita membuat zona domain intra.aki dimana kita adalah penguasa domain tersebut (type master) tetapi kita tidak ingin domain ini tersebar ke internet (notify no) dan informasi tentang anggota domainnya itu sendiri disimpan di file intra.aki di direktori yang ditentukan oleh keyword direktory dari blok options yang berisi /var/named

File Zona intra.aki

Kemudian kita membuat file zona intra.aki yang berisi informasi tentang anggota domain
; Zone file for intra.aki
@               IN      SOA     ns.intra.aki.   root.intra.aki. (
                        2000091401 ; serial
                        8H ; refresh
                        3H ; retry
                        1W ; expire
                        1D ; default_ttl
                        )
                        NS      ns
                        A       192.168.1.100
                        MX      10 linux.intra.aki.
                        MX      20 other.extra.aki.
localhost               A       127.0.0.1
linux                   A       192.168.1.100
ns                      A       192.168.1.100
ftp                     CNAME   linux
pop                     CNAME   linux
www                     CNAME   linux.intra.aki
cctv                    A       192.168.1.3
 
Perhatikan tanda '.' pada akhir dari nama domain di file ini. File zona ini mengandung 9 Resource Record (RR): satu SOA RR, satu NS RR, tiga CNAME RR dan empat AA RR. SOA merupakan singkatan dari Start Of Authority. Karakter “@” berarti nama domain dari zona yaitu intra.aki jadi baris kedua diatas berarti
intra.aki.    IN     SOA ....
 
NS adalah Name Server RR. Tidak ada “@” pada awal baris karena baris diatasnya dimulai dengan '@'. Menghemat waktu mengetiknya. Jadi baris NS bisa juga di tulis
intra.aki.    IN     NS     ns
 
Ini memberitahu DNS host mana yang menjadi name server bagi domain intra.aki yakni ns.intra.aki. 'ns' adalah nama yang biasa dipakai untuk name server, tetapi seperti web server yang biasa dinamakan www.anu namanya bisa diubah menjadi apapun.
Baris SOA adalah pembuka bagi semua file zona dan harus ada satu dalam setiap file zona. Baris tersebut menjelaskan zona, darimana dia datang (host bernama ns.intra.aki), siapa yang bertanggung jawab atas isinya (root@intra.aki), versi zona file (serial: 2000091401) dan parameter lainnya yang berhubungan dengan caching dan secondary DNS Server. Perlu diperhatikan bahwa ns.intra.aki haruslah nama host dengan A RR. Tidak diperbolehkan membuat CNAME RR untuk nama yang disebutkan di SOA.
RR A mendefinisikan alamat IP dari suatu nama host sedangkan CNAME mendefinisikan nama alias dari suatu host yang harus merujuk ke RR lainnya.
Ada satu lagi tipe RR pada file ini yaitu MX atau Mail eXchanger. RR ini berfungsi untuk memberitahukan sistem mail kemana harus mengirim e-mail yang di alamatkan ke seseorang@intra.aki dalam hal ini linux.intra.aki atau other.extra.aki. Angka sebelum nama host adalah prioritas MX. RR dengan angka terendah (10) adalah host yang harus dikirimkan email pertama kali. Jika tidak berhasil maka e-mail bisa dikirim ke host lain dengan angka yang lebih besar misalnya other.extra.aki yang mempunyai prioritas 20.

Zona Reverse

Zona Reverse diperlukan untuk mengubah dari alamat IP menjadi nama. Nama ini digunakan oleh berbagai macam server (FTP, IRC, WWW dsb) untuk menentukan apakah anda diperbolehkan mengakses layanan tersebut atau sejauh mana prioritas yang diberikan kepada anda. Untuk mendapatkan akses yang penuh pada semua layanan di Internet diperlukan zona reverse.

Tambahan di /etc/named.conf

Tambahkan baris berikut di /etc/named.conf
zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
        notify no;
        type master;
        file "192.168.1";
}
 
Seperti sebelumnya artinya kita membuat zona domain 1.168.192.in-addr.arpa yang tidak disebar ke internet dan disimpan di file /var/named/192.168.1

File zona 192.168.1

Sekarang kita membuat file zona 192.168.1 untuk domain 1.168.192.in-addr.arpa seperti berikut:
; Zone file for reverse zone 1.168.192.in-addr.arpa (192.168.1.x)
@               IN      SOA     ns.intra.aki.   root.intra.aki. (
                        2000072801 ; serial
                        28800 ; refresh
                        7200 ; retry
                        604800 ; expire
                        86400 ; default_ttl
                        )
@               IN      NS      ns.intra.aki.
100             IN      PTR     linux.intra.aki.
3               IN      PTR     cctv.intra.aki.
 
Ada RR baru disini yakni PTR yang berfungsi untuk memetakan IP ke nama host

Security

Jika anda memasang DNS server pada komputer yang berfungsi sebagai gateway antara jaringan internal anda dengan jaringan Internet serta DNS Server anda tidak melayani request dari luar (caching only DNS atau DNS untuk jaringan lokal saja) maka anda bisa membuat named untuk melayani hanya jaringan lokal saja dengan menambah baris berikut di dalam blok options:
listen-on { 127.0.0.1; 192.168.1.100; };
Sehingga named hanya membuka port pada interface loopback (127.0.0.1) dan eth0 (192.168.1.100).

3.7 Mengevaluasi DNS Server

prevered adalah DNS pertama

alternate adalah alternatif DNS dari DNS pertama

fungsi:
DNS=domain name server,yang memetakan  nomor ip (internet protocol) menjadi alamat mudah diingat

alternate DNS=DNS cadangan,jika DNS pertama sedang down...maka yang diacu berikutnya alternate DNS

cara kerja nya:
DNS menggunakan protocol UDP.tujuan nya adalah untuk performance

hubungan web server dan DNS server:
DNS server untuk memberikan nama pada alamat domain yang telah dibuat.

WEB server untuk menampilkan halaman web pada domain yang telah dibuat.

fungsi dari DNS server dan arti:
DNS server merupakan kepanjangan dari domain name server.fungsinya untuk mengetahui ip addres suatu host nya.

konfigurasi DNS server:
1.nano/etc/network/interfaces ganti tulisannya menjadi allow hutplug menjadi auto

2.etc/init,d/networking/restart

3.apt-get instal bind9

4.nano/etc/bind/named.conf.local

5.cd/etc/bind

6.cp.dp.local db.direktori

7.nano db.direktori

8.cp db.127 db.192

9.nano db.192

10.nano/etc/resolv.conf

11./etc/init.d/bind.9 restart

12.nslookup direktori

Simak lebih lanjut di Brainly.co.id - https://brainly.co.id/tugas/25289321#readmore

10 Kesalahan Dalam Merakit PC

10 Kesalahan Dalam Merakit PC Salah pemasangan pada jumper motherboard Langkah yang harus di lakukan ialah cabut semua yang terpas...